Beranda Artikel Cerita Cerita Do'a 2 Nabi Yang Ditolak & Ditunda

Name of image

Cerita

Cerita Do'a 2 Nabi Yang Ditolak & Ditunda

21 Jun 2019 - Penulis Krisbianto

Bagikan

Majelisdjaosyan.com - Doa merupakan permohonan kepada Allah untuk mencapai segala keinginan. Setiap doa yang dipanjatkan berharap dapat dikabulkan oleh Sang Kuasa. Namun jika tidak maka harus bersabar hingga waktu yang ditentukan telah tiba.

 

Tak cuma manusia, seorang nabi pun setiap saat berdoa kepada Allah memohon agar keinginannya dikabulkan. Tapi ternyata dua nabi yaitu Nabi Muhammad dan Nabi Musa pernah ditolak doanya.

Kisah pertama datang dari Nabi Muhammad, di mana pada satu hari Rasulullah SAW datang dari daerah berbukit. Setelah Rasulullah SAW sampai di masjid Bani Mu'awiyah, beliau masuk ke dalam masjid dan menunaikan salat dua rakaat. Kemudian Rasulullah SAW berdoa dengan agak panjang kepada Allah SWT.

Setelah selesai berdoa, Rasulullah SAW pun berpaling kepada kami lalu berkata:

"Aku telah memohon kepada Allah SWT tiga hal. Dari tiga hal itu, hanya dua hal yang Dia kabulkan sementara yang satu lagi ditolak," katanya.

Dua doa yang dikabulkan tersebut yaitu, pertama Rasulullah memohon agar Allah tidak membinasakan umatnya dengan musim susah (paceklik) yang berkepanjangan. Kedua, memohon kepada Allah SWT agar umat Rasulullah jangan dibinasakan dengan bencana tenggelam.

Sementara itu, doa yang ditolak oleh Allah yaitu permohonan agar umat Rasulullah terbebas dari pertikaian sesama mereka (peperangan, percekcokan antara sesama umat Islam).

Kisah lainnya tentang doa Nabi Musa. Di mana kala itu kaum Bani Israil mengeluh kepada Nabi Musa lantaran persediaan air semakin menipis akibat kemarau berkepanjangan. Sehingga banyak ternak, pohon dan tumbuhan yang mati.

Saat itu hanya manusia yang masih mampu bertahan hidup. Maka mereka meminta Nabi Musa berdoa kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan. Nabi Musa kemudian mengumpulkan 70 ribu orang serta mengajak doa bersama.

Lalu Nabi Musa pun berkomunikasi dengan Allah melalui doa. Allah langsung memberikan jawaban kepada Nabi Musa bahwa Dia menunda doa tersebut. Hal itu disebabkan adanya satu orang dari 70 ribu kaum Nabi Musa yang mempunyai dosa sangat besar, yaitu telah melakukan maksiat selama 40 tahun tanpa henti.

Lalu Nabi Musa menyampaikan kepada 70 ribu orang tersebut jika Allah tak mengabulkan doa mereka, lantaran dosa satu orang. Sehingga Nabi Musa meminta yang berbuat dosa itu keluar dari barisan supaya Allah segera menurunkan hujan.

Tanpa ada yang melihat, pendosa itu keluar. Dia kemudian menyesal dan bertaubat sehingga berjanji tidak akan mengulangi dosa besar lagi. Tak lama berselang hujan turun dengan deras dan membasahi tanah yang kering. Nabi Musa beserta kaumnya merasa heran dengan hujan deras tersebut. Sebab mereka tak melihat ada satu orang yang keluar dari barisan.

Nabi Musa lalu bertanya kepada Allah. Allah menjelaskan bahwa ada satu orang tanpa diketahui keluar dari barisan dan bertaubat dari dosanya. Allah juga menutupi dosanya sehingga tak seorang pun melihatnya saat keluar dari barisan tersebut.

Dengan begitu artinya Allah menunda doa orang yang berdosa sampai dia bertaubat atas dosa-dosanya.

 


profile
Krisbianto